Tags

Banyak pengguna twitter yang masih bingung bagaimana cara merespons tweet temannya dengan baik dan tidak menimbulkan kebingungan yang akhirnya menimbulkan kesalah pahaman. Memang pihak Developer twitter menyisipkan fitur Reply untuk membalas tweet dari user lain. Meski sudah ada fitur tersebut, masih banyak pengguna twitter yang masih bertanya-tanya dan bingung, hal ini dikarenakan fitur reply pada twitter tidak jelas untuk reply twit yang mana.

Secara umum, menggunakan Twitter itu tidak susah. Kita cukup nge-tweet (berkicau) terhadap sesuatu hal yang menurut kita menarik. Fitur umum yang ada dari Twitter adalah menulis status, @replies/mentions, dan direct message (DM)

Bayak pengguna twitter yang salah kaprah menafsirkan fungsi Retweet ini. Fitur ReTweet yang ada di twitter sesungguhnya difungsikan untuk me-Tweet ulang tweet teman kita sehingga followers kita yang tidak follow teman kita tersebut dapat membaca tweet teman kita tersebut. Namun saking kreatif dan inovatifnya teman-teman pemakai twitter, akhirnya mereka memanfaatkan fungsi RT ini untuk membalas tweet pengguna twitter yang lain, hanya saja mereka perlu melakukan sedikit modifikasi atau edit ReTweet sebelum me-Tweet jawaban tersebut. Dan Edit ReTweet ini hanya bisa dilakukan di luar site utama twitter, entah itu Twitter For Web atau Mobile Twitter yaitu dengan memanfaatkan site pihak ke-3 yang menyediakan layanan Twitter Client seperti, dabr, tweete, ubertwitter, dll.

Memanfaatkan fitur ReTweet untuk membalas Tweet teman kita memang tidak salah dan merupakan hal yang sah-sah saja, tetapi alangkah baiknya jika kita melakukannya sesuai dengan fungsi yang ada. Dan terkadang ada beberapa Tweepes (pengguna twitter) yang risih dengan RT yang berulangkali dan bertumpuk-tumpuk (lihat gambar di atas), dan ada juga yang bilang aktifitas seperti ini penuh-penuhin Timeline. Nah lantas bagaiamana cara balas tweet yang bener dan tidak membuat pengguna twitter yang lain merasa risih?

Berdasarkan pengalaman dan apa yang saya liat dari teman-teman yang nge-Tweet, ada cukup banyak cara yang bisa digunakan untuk membalas tweet teman kita tanpa membuat teman kita risih. caranya adalah dengan melakukan reply langsung dan menambahkan re : twit mana yang di reply. Contoh variasinya adalah sebagai berikut :

Reply dengan nama tweet teman di depan disusul tweet mana yang kita reply. Syntaxnya : @namaTwitTeman Jawaban atas twit teman kita re :tweet yang direply. Untuk tweet yang direply usahakan jangan di tulis semua, ambil fokusnya saja biar tidak terlalu menghabiskan character kita. Reply dengan jawaban di depan kemudian diikuti tweet mana yang kita reply. Syntaxnya : Jawaban tweetnya@namaTwittemanre :tweet yang direply. Hampir sama dengan yang pertama, usahakan tweet yang direply jangan di tulis semua, ambil fokusnya saja.

RT bukan Reply-To
“RT” pada twitter sebenarnya adalah singkatan dari Re-Tweet, yang artinya kira-kira: meneruskan tweet dari seseorang yang kita following, kepada follower kita. Format yang digunakan, biasanya seperti ini:

RTtwitterIDisiTweet

Cukup adil karena disitu terlihat usaha untuk menghargai hak kekayaan intelektual seseorang, dengan menyebutkan namanya pada RT. Ini berkaitan dengan positioning twitter sendiri (pada awalnya) yaitu “micro-blogging”, sehingga kaidah dan etika dalam nge-blog pun diimplementasikan (seperti halnya dalam dalam tulisan blog, jika artikel adalah salinan dari tempat lain, maka sudah seharunya menyebutkan sumber tulisan).

Sayangnya, seperti yang saya bilang: twitter booming. Banyak pengguna baru (newbie) yang mulai tweeting via beragam aplikasi. Banyak dari newbie ini yang mengira ‘RT’ adalah singkatan dari ‘Reply To’. Akibatnya, mereka melakukan percakapan (saling berbalas tweet) dengan menggunakan fitur RT. Orang yang menggunakan RT untuk membalas (reply) tweet orang lain inilah yang disebut RT Abuser.